Sedangkan
ciri dari evolusi itu antara lain, perubahan itu seolah-olah tidak terjadi,
berlangsung secara lambat dan umumnya tidak menyebabkan disintegrasi kehidupan.
Dan ini sesuai dengan perubahan sosial masyarakat primitif masyarakat Badui.
Dalam hal makanan, orang Baduy tergolong
sangat fanatik. Mereka tidak mau menyantap makanan selain makanan tradisional
yang mereka santap setiap hari. Maklum, masyarakat yang tinggal di pedalaman
Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak,
Banten, ini sangat memegang teguh adat istiadat nenek moyang mereka hingga saat
ini.
Mereka tidak akan menyantap jenis makanan
yang tidak dimakan nenek moyang mereka. Mereka juga tidak akan melakukan kebiasaan yang dulunya
tidak pernah dilakukan nenek moyang mereka. Kebiasaan mandi tidak menggunakan sabun masih berlangsung
hingga saat ini.
Tidak memakai sabun mandi bukan berarti
mereka tidak punya uang, tetapi benar-benar demi mengikuti kebiasaan orangtua
mereka. Kalau ada warga Baduy yang coba-coba memakai sabun saat mandi dan
sampai ketahuan, pasti mendapat teguran keras. Teguran ini bisa berujung pada
pemecatan sebagai warga Baduy Dalam.
Akan tetapi, orang Baduy adalah manusia
biasa yang punya keinginan untuk sedikit berbeda. Ketika di antara mereka
berjalan-jalan menuju daerah lain atau bahkan hingga Jakarta dengan berjalan
kaki, ada juga yang ingin mencoba minuman Sprite atau Coca-Cola,Ketika Kompas
mengajak beberapa warga Baduy Dalam berjalan-jalan hingga ke Rangkasbitung, di
tengah jalan mereka haus. Saat ditawari minum, mereka ternyata memilih minuman
Coca-Cola di kotak minuman pinggir jalan. Coca- Cola adalah jenis minuman yang
tidak dikenal kakek-nenek mereka.
Masyarakat Baduy hidup dengan aturan adat
yang ketat. Di Baduy Dalam, pikukuh atau aturan adat adalah harga mati yang
tidak bisa ditawar. Hal ini berbeda dengan Baduy Luar yang masih memperbolehkan
naik kendaraan. Meskipun melihat berbagai barang berteknologi yang dibawa oleh
wisatawan, masyarakat Baduy Dalam masih mempertahankan adat mereka.
< 1 2 3 4 5 6 >
< 1 2 3 4 5 6 >






0 komentar:
Posting Komentar