Minggu, 20 April 2014

Perubahan budaya Tradisional Suku Baduy secara evolusi

Perubahan budaya Tradisional Suku Baduy secara evolusi 

Provinsi Banten memiliki masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat tradisi yaitu Suku Baduy. Suku Baduy mendiami kawasan Pegunungan Keundeng, tepatnya di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.Masyarakat Baduy sebagai salah satu suku terasing di Indonesia masih sangat jarang, Hal itu lebih disebabkan karena masyarakat Baduy merupakan salah satu kelompok suku terasing di Indonesia yang mempunyai kesan tersendiri, Pendiriannya yang keras tapi tidak pernah merepotkan orang lain dalam keadaan bagaimanapun. Bagi masyarakat Baduy, larangan sudah menjadi pagar tradisi yang kokoh untuk taat pada pikukuh aturan. Isi terpenting dari 'pikukuh' (kepatuhan) Kanekes tersebut adalah konsep "tanpa perubahan apa pun", atau perubahan sesedikit mungkin “Lojor heunteu beunang dipotong, pèndèk heunteu beunang disambung.” (Panjang tidak bisa/tidak boleh dipotong, pendek tidak bisa/tidak boleh disambung).

Masyarakat dan kebudayaan manusia di manapun selalu berada dalam keadaan berubah. Pada masyarakat-masyarakat dengan kebudayaan primitif, yang hidup terisolasi jauh dari berbagai jalur hubungan dengan masyarakat-masyarakat lain di luar dunianya sendiri, perubahan yang terjadi dalam keadaan lambat. Perubahan yang terjadi dalam masyarakat berkebudayaan primitif tersebut, biasanya telah terjadi karena adanya sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan itu sendiri, yaitu karena perubahan dalam  jumlah penduduknya dan karena perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.
      Perubahan yang terjadi pada masyarakat baik modern maupun primitif disebut dengan perubahan sosial dimana perubahan ini tidak terlepas sebagai akibat dari interaksi sosial masyarakat itu sendiri. Perubahan sosial adalah variasi dari cara-cara hidup yang diterima yang disebabkan oleh perubahan-perubahan  kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideology, difusi dan penemuan baru dalam masyarakat.(John Lewis Gillin)
      Perubahan sosial terjadi karena bermacam-macam factor yang mempengaruhi dan terdiri dari berberapa bentuk. Perubahan sosial pada masyarakat primitive termasuk dalam evolusi, karena merupakan salah satu bentuk perubahan sosial yang berlangsung lambat. Hal ini terjadi dikarenakan keadaan masyarakat yang berwatak keras dan sulit  menerima kebudayaan baru serta meninggalkan adat daerahnya. Sehingga, menyebabkan kebudayaan lain sukar masuk dan menyebabkan perubahan sosial. 

                                                                           
          

                                                                     1 2 3 4 5 6 >

0 komentar:

Posting Komentar